Chips&Media pada 30 September 2026 mengatakan video codec hardware IP generasi barunya, WAVE6331X FuSa, telah resmi meraih sertifikasi ISO 26262 ASIL-B dari DNV, badan sertifikasi global independen pihak ketiga. Bagi pembaca yang mengikuti pasar semikonduktor otomotif, ini berarti perusahaan menempatkan produk itu sebagai komponen yang dirancang untuk mendukung kebutuhan functional safety di kendaraan.

Perusahaan yang dipimpin Steve Kim itu menyebut pencapaian tersebut merupakan hasil dari lebih dari dua tahun investasi riset dan pengembangan. Chips&Media mengatakan sertifikasi itu memberi keunggulan kompetitif untuk masuk lebih jauh ke sektor semikonduktor otomotif bernilai tinggi, termasuk Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) dan In-Vehicle Infotainment (IVI), melampaui bisnisnya yang sudah ada di pasar mobile dan komputasi konsumen.

Dalam penjelasannya, Chips&Media mengatakan WAVE6331X FuSa dirancang untuk mendeteksi anomali ketika terjadi fault internal hardware atau korupsi data, lalu membantu sistem berpindah ke safe state dalam fault response time yang ditentukan. Perusahaan juga menyebut mekanisme ini bertujuan membantu mengurangi risiko gangguan pada autonomous driving yang disebabkan frame video yang membeku atau rusak.

Chips&Media menambahkan bahwa arsitektur dayanya yang rendah menggabungkan mekanisme keselamatan seperti real-time CRC protection dan instruction flow monitoring untuk mendukung target keselamatan ASIL-B dengan penalti area chip dan konsumsi daya yang minimal, dalam asumsi penggunaan yang ditentukan. Perusahaan itu juga mengatakan telah memperluas pengembangan functional safety berbasis ISO 26262 ke IP codec AVC/HEVC, AV1 dan VP9, serta sedang menyiapkan penerapan yang sama untuk AV2 dan VVC.

Steve Kim mengatakan, “Achieving the ISO 26262 ASIL-B certification proves that Chips&Media's functional safety design capabilities are world-class, marking our official evolution from a multimedia IP provider into a global automotive safety leader.” Ia juga mengatakan video codec IP perusahaan itu diadopsi oleh tiga dari lima pembuat chip otomotif terbesar di dunia, dan bahwa safety manual serta guidelines akan membantu mengurangi risiko dan upaya pengembangan bagi jaringan mitra globalnya.

Highlights

  • Sertifikasi itu diberikan oleh badan sertifikasi global pihak ketiga, DNV.
  • Chips&Media menyebut pencapaian ini hasil lebih dari dua tahun investasi R&D.
  • Perusahaan mengatakan solusi itu ditujukan untuk pasar otomotif premium, termasuk ADAS dan IVI.